Subhanallah diucapkan ketika merasakan beban berat dalam hidup dan dijauhkan dari keburukan. Kalimat Subhanallah diucapkan para malaikat sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam Al Quran, Surat Al Baqarah ayat 32:
قَالُوا سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
Artinya : Mereka (Malaikat) menjawab: "Maha Suci Engkau (Allah), tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana". (QS. Al Baqarah, ayat: 32).
Ayat ini menerangkan tentang sanjungan para malaikat Allah kepada Allah dengan menyucikan dan membersihkan-Nya dari Semua pengetahuan yang dikuasai oleh seseorang dari ilmu-Nya, bahwa hal itu tidak ada kecuali menurut apa yang dikehendaki-Nya.
Dengan kata lain, tidaklah mereka mengetahui sesuatu pun kecuali apa yang diajarkan oleh Allah Swt kepada mereka. Karena itulah para malaikat berkata:
“Yang Maha Mengetahui segala sesuatu, Yang Maha Bijaksana dalam ciptaan dan urusan-Mu serta dalam mengajarkan segala sesuatu yang Engkau kehendaki, hanya Engkaulah yang memiliki kebijaksanaan dan keadilan yang sempurna dalam hal ini”.
Ibnu Abbas menjelaskan makna kalimat subhanallah artinya pujian Allah kepada diri-Nya sendiri yang menyucikan-Nya dari semua keburukan.
Dalam sebuah riwayat, Sahabat Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu pernah bertanya kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib, “Kalau makna kalimah la ilaha illallah telah kami ketahui, apakah makna subhanallah?”.
Ali menjawab “Ia merupakan suatu kalimat yang disukai oleh Allah buat diri-Nya, dan Dia rela serta suka bila diucapkan”.
Demikian ulasan mengenai dua kalimat yang dicintai Allah ringan di lisan berat di timbangan yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap waktu.
Wallahu A'lam