Anjuran Sambut Ramadhan dengan Suka Cita

Kastolani Marzuki
Muslim dianjurkan menyambut Ramadhan dengan suka cita dan penuh kegembiraan. (Foto: Istimewa)

"Seseorang yang melaksanakan puasa di bulan Ramadhan sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya akan memperoleh keistimewaan-keistimewaan yang belum pernah diberikan kepada umat yang lain, sebelum umat Nabi Muhammad SAW Dengan keistimewaan-keistimewaan itu manusia akan meraih kebaikan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat," katanya dikutip dari dakwahnu.id.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَى اللهُ عَليَهْ ِوَسَلَّمَ: أُعْطِيَتْ أُمَّتِي فيِ شَهْرِ رَمَضَانَ خَمْسًا لَمْ يُعْطَهُنَّ نَبيٌ قَبْلِيْ، أَمَّا وَاحِدَةٌ فَإِنَّهُ إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ نَظَرَ اللهُ تَعَالَى ِإلَيْهِمْ وَمَنْ نَظَرَ اللهُ إِلَيْهِ لَمْ يُعَذِّبْهُ أَبَدًا، وَأَمَّا الثَّانِيَةُ فَإِنَّ خُلُوْفَ أَفْوَاهِهِمْ حِيْنَ يُمْسُوْنَ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ اْلمِسْكِ، وَأَمَّا الثَالِثَةُ فَِإنَّ الْمَلاَئِكَةَ تَسْتَغْفِرُ لَهُمْ فيِ كُلِّ يَوْمٍ وَ لَيْلَةٍ، وَأَمَّا الرَّابِعَةُ فَإِنَّ اللهَ تَعَالىَ يَأْمُرُ جَنَّتَهُ فَيَقُوْلُ لَهَا: اِسْتَعِدِّي وَ تَزَيَّنِي ِلعَباَدِي أَوْشَكُوْا أَنْ يَسْتَرِيْحُوْا مِنْ تَعَبِ الدُّنْيَا ِإلَى دَارِي وَكَرَامَتِي، وَأَمَّا اْلخَامِسَةُ فَإِنَّهُ ِإذَا كَانَ آخِرُ لَيْلَةٍ غُفِرَ لَهُمْ جَمِيْعًا، فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ اْلقَوْمِ: أَهَيَ لَيْلَةُ اْلقَدَرِ؟ فَقاَلَ: لاَ، أَلمَ ْ تَرَ إِلَى اْلعُمَّالِ يَعْمَلُوْنَ فَإِذاَ فَرَغُوْا مِنْ أَعْمَاِلهِمْ وُفُّوْا أُجُوْرَهُمْ

Rasulullah SAW bersabda, “Telah diberikan kepada umatku di bulan Ramadhan, lima hal yang belum pernah diberikan kepada seorang Nabipun sebelumku yaitu: (1) Pada awal bulan Ramadhan, Allah s.w.t melihat umatku. Siapa yang dilihat oleh Allah, maka dia tidak akan disiksa untuk selama-lamanya. (2) Aroma mulut orang yang berpuasa, di sisi Allah lebih baik dari aroma misik (kasturi). (3) Para malaikat memohon ampunan untuk umatku siang dan malam. (4) Allah s.w.t memerintahkan (penjaga) surga-Nya:

“Bersiap-siaplah dan berhiaslah kamu untuk hamba-hambaKu, mereka akan beristirahat dari kesulitan hidup di dunia menuju ke tempat-Ku dan kemuliaan-Ku”, dan (5) Pada akhir malam bulan Ramadhan Allah mengampuni dosa-dosa mereka seluruhnya”.

Seorang sahabat bertanya: “Apakah itu malam Qadar wahai Rasulullah?”. Nabi menjawab: “Tidak, tidakkah kamu mengetahui bahwa para pekerja, apabila mereka selesai dari pekerjaannya, niscaya akan dibayar upahnya”. (Hadis Hasan, Riwayat al-Baihaqi dalam kitab Syua’b al-Iman: 3450).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bolehkah Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya

57 tahun lalu

Doa Puasa Ramadhan Hari ke-30: Memohon Ibadah Puasa Diterima, Teks Arab dan Artinya

57 tahun lalu

Tata Cara Membayar Zakat Fitrah, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Waktunya

57 tahun lalu

Jaga Imunitas Jadi Kunci Sehat Jalani Ramadhan di Wilayah Pascabencana, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal