Allah SWT berfirman:
اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah peinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. (QS. Al hadid: 18).
Ibnu Katsir menjelaskan, sesungguhnya orang-orang yang bersedekah dengan menginfakkan sebagian hartanya, baik laki-laki maupun perempuan, dan mereka dengan ikhlas meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan balasan kebaikan bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia dari sisi-Nya.
Ilmu ibarat lampu yang sinar. Kalau mempunyai ilmu, Allah akan mengangkat derajat seseorang. Karena itu, sungguh beruntung orang yang memiliki ilmu dan mengajarkannya.
Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya untuk menuntut ilmu sampai ke Negeri China. Imam Asy Syafi'i juga mengatakan bahwa barang siapa yang ingin bahagia di dunia dan akhirat hendaklah berilmu.
Secara khusus, Allah SWT bahkan memberikan posisi yang mulia bagi para penuntut ilmu. Hal itu seperti disebutkan dalam firman-Nya di Surah Al Mujadilah ayat 11.