(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu anllaa ilaaha illallaah. (2x)
Artinya: Aku Bersaksi Tiada Tuhah selain Allah
(٢x) اَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna Muhammadan rasûlullâh. (2x)
Artinya: Aku bersaksi sesugguhnya Muhammad adalah utusan Allah
(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
Hayya 'alash sholaah (2x)
Artinya: Marilah melaksanakan shalat
(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
Hayya 'alal falâh. (2x)
Artinya: Marilah menuju kepada kejayaan atau kebahagiaan
الصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ (2x)
Sholat lebih utama daripada tidur
(١x) اَللهُ أَكْبَرُ ،اَللهُ أَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
Laa ilaaha illallaah (1x)
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah.
Adzan merupakan penanda masuknya sholat. Muslim yang mendengar adzan wajib menjawabnya dengan kalimat yang sama. Begitu pun saat mendengarkan tatswib adzan subuh. Dikutip dari NU.Online, berikut lafaz jawaban adzan.
وإذا سمعت المؤذن فقل مثل ما يقول إلا في الحيعلتين فقل: "لا حول ولا قوة إلا بالله" وفي التثويب صدقت وبررت، فإذا فرغت من جوابه فصل على النبي صلى الله عليه وسلم.
Artinya: “Dan apabila Anda mendengar suara adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin kecuali ketika ia mengucapkan: حَیَّ عَلَی الصَّلاةِ dan .حَیَّ عَلی الفَلٰاحِ Sebagai jawabannya, ucapkanlah لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ. “Laa haula walaa quwwata illaa billaahi.” (Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah).
Demikian pula ketika mendengar seruannya: اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ “Ash-shalatu khairun minan naum.” (Shalat lebih baik dari pada tidur) pada adzan Shubuh, ucapkanlah: صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ “Shadaqta wa bararta.” (Engkau benar dan engkau telah berbuat kebajikan). Selesai itu, bacalah shalawat untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”
Wallahu A'lam.