Ilustrasi ucapan menyambut datangnya Bulan Ramadhan 2026 yang penuh rahmat dan ampunan. (Foto: Freepik)
Setitik tinta jadi noda. Setitik salah jadi dosa. Bulan penuh berkah segera tiba. Mari tekun ibadah di bulan puasa. Marhaban ya Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa.
Seluruh alam berzikir menyambut bulan penuh berkah. Kemuliaan bulan seribu bulan. Saat Allah memberikan ampunan. Marhaban ya Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa.
Ya Allah, berikanlah ilmu kepada kami, jagalah hati kami, indahkan wajah kami di bulan suci yang penuh berkah ini.
Alam yang indah adalah anugerah-Mu, masih Engkau berikan bulan nan suci. Semoga dilimpahkan berkah-Mu, di bulan puasa ini. Marhaban Ya Ramadhan.
Marhaban yaa Ramadhan, pucuk selasih bertunas menjulang dahannya patah tolong betulkan, puasa Ramadhan kembali menjelang, salah dan khilaf mohon dimaafkan. Selamat Menunaikan Ibadah puasa.
Jangan sesalkan perpisahan, jika itu untuk kebaikan. Dari jauh aku ucapkan, selamat berpuasa di bulan Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin.
Kalau yang segar dan manis itu sirup pandan, ditambah gula dan sebagainya. Selamat datang bulan Ramadhan. Selamat puasa teman-teman semua!"
Ya Allah, perkayalah saudaraku ini dengan keilmuan. Hiasi hatinya dengan kesabaran. Muliakan wajahnya dengan ketakwaan. Perindahlah fisiknya dengan kesehatan. Serta terimalah amal ibadahnya dengan kelipatgandaan, karena hanya Engkau zat penguasa seluruh alam. Amin ya rabbal’alamin. Marhaban Ya Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin.
Ramadhan adalah pembuktian cinta pada setiap ruang dan waktu yang berpuluh-puluh berlipat ganda. Ketundukan adalah cinta, kebajikan adalah cinta, derma adalah cinta, dan menata hidup lebih dewasa adalah cinta. Ramadhan, saat memberi makna istimewa pada cinta kita. Kita telah bersama dalam ukhuwah.
Jika semua harta adalah racun, maka zakatlah penawarnya. Jika seluruh umur adalah dosa, maka tobatlah obatnya. Jika seluruh bulan adalah noda, maka Ramadhan-lah pemutihnya. Mohon maaf lahir dan batin. Marhaban Ya Ramadhan.
Sahabatku, dengan datangnya Ramadhan tahun ini, marilah kita syukuri dengan penuh rasa syukur dan suk cita. Semoga kebaikan selalu Allah limpahkan untuk kita semua, dan semoga kamu yang gendut bisa makin gendut. Selamat menunaikan Ibadah puasa.
Selamat puasa yak. Semoga kuat puasanya tidak ada bolongnya. Semoga dilancarkan rezekinya. Semoga diampuni semua dosanya. Semoga dimudahkan jodohnya.. Amin ya Rabbalallamin.
Semoga kelak kita dipertemukan oleh-Nya dalam ukhuwah pula. Amin. Maaf untuk semua kesalahan.” Seiring terbenam mentari di akhir Syaban. Tibalah kini bulan Ramadhan. Pesan ini sebagai ganti jabat tangan. Untuk mohonkan maaf dan kekhilafan. Marhaban ya Ramadhan.
Lidah memang mudah mengucapkan, namun hati yang terluka tidak mudah memaafkan. Marhaban ya Ramadhan. Mohon maafkan atas ucapan yang menyakitkan. Marhaban Ya Ramadhan.
Bila ada langkah membekas lara, ada kata merangkai dusta, ada tingkah menoreh luka, Mohon maaf lahir dan batin. Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa.
Menjelang bulan Ramadhan yang mulia semoga kita mampu menahan diri dari segala perkataan atau tindakan yang menjauhkan diri dari tujuan ideal menjadi orang yang bertakwa, selamat puasa ya.
Ramadhan akan segera datang, kita menunggu bulan berkah, bulan pengampunan, bulan penuh rahmat, berkah dalam karunia.
Bulan suci kembali tiba, Alhamdulillah. Kesempatan datang kembali dan momen yang tepat menyucikan diri dari segala dosa. Tanpa basa basi, mohon dimaafkan segala kesalahan.
Terselip khilaf dalam canda, ada luka tergores pada tawa, terbelit pilu pada tingkah, tersinggung rasa dalam bicara. Mari kita saling memaafkan sebelum bulan suci Ramadhan kita masuki. Semoga kita tetap setia dalam satu jalur, satu doa, satu tujuan: menggapai ridha Allah SWT.
Terselip khilaf dalam canda, ada luka tergores pada tawa, terbelit pilu pada tingkah, tersinggung rasa dalam bicara. Mari kita saling memaafkan sebelum bulan suci Ramadhan kita masuki. Semoga kita tetap setia dalam satu jalur, satu doa, satu tujuan: menggapai ridha Allah SWT.