15 Kultum Ramadhan Singkat 5 Menit Beragam Tema, Lengkap dengan Dalilnya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi kultum Ramadhan singkat 5 menit beragam tema dan dalilnya. (Foto: Dok.iNews)

Kalau Allah swt mencintai seorang hamba, maka Ia akan mempermudah semua aspek kehidupan hamba-Nya. Dan memberi berkah atas semua aktivitas sang hamba, baik aktivitas di bidang dakwah, pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, maupun politik. 

Sang hamba akan dekat dengan Rabbnya, diampuni dosanya, dihormati oleh sesama, dan menjadi penghuni surga yang disediakan untuknya.

Seorang muslim yang kontinu mengerjakan qiyamullail, pasti dicintai dan dekat dengan Allah swt. Karena itu, Rasulullah SAW menganjurkan kepada kita. “Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itutradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah,menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR.Ahmad).

Jika Anda ingin mendapat kemuliaan di sisi Allah dan di mata manusia,amalkanlah qiyamullail secara kontinu. Dari Sahal bin Sa’ad r.a., ia berkata, “Malaikat Jibril a.s. datang kepada Nabi saw. lalu berkata,‘Wahai Muhamad, hiduplah sebebas-bebasnya, akhirnya pun kamuakan mati. Berbuatlah semaumu, pasti akan dapat balasan. Cintailah orang yang engkau mau, pasti kamu akan berpisah. Kemuliaan orangmukmin dapat diraih dengan melakukan shalat malam, dan hargadirinya dapat ditemukan dengan tidak minta tolong orang lain.

’”Orang yang shalat kala orang lain lelap tertidur, diganjar denganmasuk surga. Kabar ini sampai kepada kita dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abdullah bin Salam dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlahmakanan, dan shalat malamlah pada waktu orang-orang tidur, kalianakan masuk surga dengan selamat.

12. Kultum Ramadhan: Menjaga Mulut dan Kemaluan

Perbuatan yang paling banyak menyebabkan masuk surga adalah taqwa kepada Allah dan akhlak yang baik, sementara yang paling banyak menyebabkan masuk neraka adalah mulut dan kemaluan (HR. Turmudzi dan Ibnu Hibban). 

Sebagaimana dijelaskan dalam QS. al-Baqarah [2]: 183 bahwa puasa sebagai sarana latihan yang diharapkan menghasilkan peserta atau pelaku yang berpredikat muttaqin (orang-orang yang bertaqwa). 

Ini sebagai isyarat bahwa diwajibkannya puasa bukan untuk puasa itu sendiri. Puasa adalah media pembelajaran yang disediakan Allah bagi manusia yang bukan saja sebagai makhluk individual tapi juga sebagai makhluk sosial. 

Dalam kedudukannya itu, maka manusia yang bertaqwa adalah mereka yang bukan saja baik secara individual tapi juga baik secara sosial. Karenanya puasa memiliki dua dimensi yang integratif, seperti dua sisi mata uang, yaitu dimensi individual vertikal dan dimensi sosial horizontal. 

Tidak terpenuhinya dua dimensi puasa itu secara bersamaan, menjadikan pelakunya kehilangan relevansi dan puasanya menjadi meaningless (tidak bermakna).

Taqwa menjadi standar moral tertinggi dalam Islam dan atas dasar taqwa itu pula seseorang dinilai baik, karena taqwa sebagaimana dijelaskan HR. Thabarani merupakan simpul segala kebaikan (jaami’u kulli khair).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
6 hari lalu

10 Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit, Lengkap dengan Dalilnya

Muslim
5 bulan lalu

Contoh Kultum Subuh Minggu Pagi: Menumbuhkan Rasa Takut Hanya kepada Allah

Muslim
6 jam lalu

Bacaan Istighfar Sebelum Buka Puasa, Teks Arab dan Artinya Lengkap Keutamaan

Muslim
7 jam lalu

Doa 10 Menit Sebelum Berbuka Puasa Mustajab, Teks Arab, Latin, dan Artinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal