JAKARTA, iNews.id - Amalan penerang kubur yang wajib diamalkan Muslim agar ketika meninggal dunia dalam kondisi husnul khotimah dan dijauhkan dari siksa kubur.
Meninggal dengan membawa banyak amal merupakan keinginan setiap orang. Alasan itulah yang nantinya dapat menjadi penerang saat dialam kubur dan mampu menjauhkan dari siksaan api.
Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk berlindung dari siksa kubur, bahkan Nabi SAW tidak pernah lepas berdoa setelah sholatnya memohon dijauhkan dari siksa kubur tersebut.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
أَبُو هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنْ التَّشَهُّدِ الْأَخِيرِ فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Artinya: Abu Hurairah berkata; Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian selesai membaca tasyahud akhir hendaklah berlindung kepada Allah dari empat perkara; dari siksa neraka jahannam, siksa kubur, fitnah kehidupan dan fitnah setelah mati serta dari fitnah Al Masih Dajjal. " (HR. Ibnu Majah) [No. 909 Maktabatu Al Ma`arif Riyadh] Shahih.