3. Nabi Musa Diselamatkan dari Kejaran Firaun
Peristiwa penting di Bulan Muharam selanjutnya, Nabi Musa dan ummatnya mendapat kemenangan dan keselamatan dari Allah SWT dari kejaran Raja Firaun dan bala tentaranya. Mereka kemudian ditenggelamkan Allah di lautan tepat pada 10 Muharam. Karena itu setiap 10 Muharam Nabi Musa berpuasa dengan menghaturkan syukur kepada Allah SWT.
Oleh karena pentingnya kejadian-kejadian tersebut, yakni pada hari Asyura para Nabi banyak memperoleh anugerah dari Allah SWT. Maka bagi umat Islam disunnahkan (diutamakan) untuk menjalankan ibadah puasa dan memperbanyak tafakur serta menambah amal ibadah lainnya.
Puasa Asyura menghapus dosa-dosa kecil yang telah diperbuat tahun lalu. Nabi ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura. Beliau menjawab
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ : يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu. (HR. Muslim no. 1162)
4. Hijrah Nabi Muhammad
Peristiwa penting di Bulan Muharam pertama yakni, awal hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Kota Madinah. Peristiwa itu kemudian ditetapkan sebagai bulan pertama dalam Kalender Islam oleh Khalifah Umar bin Khattab. Sebelum itu, sempat terjadi perdebatan antara para sahabat mengenai awal bulan hijriah.
Meski sahabat sempat mengusulkan Rabiul Awal dan Ramadhan sebagai bulan pertama, akhirnya Khalifah Umar memilih Muharram menjadi awal kalender Hijriah. Dengan alasan hijrah Rasulullah terjadi di Bulan Muharram.
5. Taubat Nabi Adam Diterima
Nabi Adam diampuni serta diterima taubatnya setelah memakan Buah Khuldi, yang menyebabkan beliau dihukum oleh Allah SWT dan diturunkan ke dunia ini. Dengan kesalahan itu beliau bertaubat selama bertahun-tahun lamanya. Maka pada hari yang bersejarah yaitu tanggal 10 Muharram Allah SWT telah menerima taubat Nabi Adam AS.