"Isya itu hanya mencoba membuat Rollerblade versi Malaysia sebagai bentuk ekspresi. Perubahan lirik hanya konsep, bukan mengklaim kepemilikan lagu itu dari Malaysia. Tolong dimengerti," ujar @myo***.
"Apa-apaan lagu No Na diubah jadi Malaysia, padahal aslinya Indonesia. Benar-benar tukang nyo***," kata @bel***.
"Isya, kamu bikin warga Malaysia malu di mata orang-orang Indonesia. Tidak semestinya kamu mengubah sebuah lirik, apalagi ini berkaitan dengan negara," ungkap @men***.
Hingga kini, kontroversi perubahan lirik lagu Rollerblade milik No Na yang dilakukan influencer Malaysia ini masih ramai dibahas di media sosial. Bagaimana menurut Anda?