Kreativitas Musisi Hadirkan Pertunjukan Subculture Live di Masa Pandemi

Vien Dimyati
Subculture live hadir di Indonesia (Foto: Ist)

Adapun subculture diperkenalkan pertama kali oleh Paul Weller yang terkenal di The 100 Club, tempat musik independen tertua di Inggris, pada September 2005.

Fred Perry memiliki keterikatan dengan musik karena merupakan original sportswear yang telah ditampilkan di hampir setiap subkultur pemuda Inggris sejak Mod. Dari Mods, Suedeheads, Ska/Two Tone, Punk, New Wave, Casuals/Perry Boys, Britpop, Electronic/ Rave, dan kebangkitan Indie terbaru. 

Sejak diluncurkan, subculture juga menjadi yang pertama menampilkan musisi lokal terbaik ke tingkat global. Hal ini menunjukkan kedalaman warisan musik dan relevansi kontemporer.

Subculture telah dihormati oleh legenda musik seperti Paul Weller, Graham Coxon (Blur) dan Terry Hall (The Specials) yang pernah tampil di The 100 Club. 

"Fred Perry memiliki kaitan erat dengan musik dan telah digunakan oleh para pemusik kelas dunia. Kami berharap Subculture Live dapat menjadi platform bagi pemusik Indonesia untuk lebih berkembang lagi ke tingkat global," kata dia.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Music
2 bulan lalu

Indonesian Music Awards 2025: Bimbo Raih Lifetime Achievement!

Music
12 bulan lalu

Band Dosen DOKAR 87 Serukan Perdamaian Dunia Lewat Lagu

Seleb
3 tahun lalu

Profil dan Biodata Personel More on Mumbles

Music
3 tahun lalu

Saltera Raih Juara Pertama di Grand Final Indie Sound Fest 2022

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal