Projek yang dimaksud adalah pembuktian dari para siswa mengadakan sebuah acara besar.
"Sebagai kepanitiaan mulai dari mengurus lomba, kepanitiaan lomba, MC menjual tiket, mencari sponsor tidak ada satupun yang tidak terlibat jadi semua anak terlibat dalam kepanitiaan," jelas Dwi Supriyanti.
Tema keberagaman budaya, para siswa sejak pagi menampilkan tarian tradisional.
"Untuk penampilan ini sendiri ada penampilan yang menampilkan tarian tarian Indonesia kemudian ada juga penampilan dari peserta pemenang. Dan kita ada bintang tamu yaitu Hivi," ungkap Dewi.
Tentunya, pihak sekolah berharap dengan adanya acara GISCUP ini bisa menjadi sebagai sarana untuk memperlihatkan potensi dan bakat siswa dan siswi Global Islamic School.
"Untuk melejitkan, memperlihatkan potensi talenta dari anak-anak kemudian juga menumbuhkan rasa kepercayaan diri dengan anak-anak bisa tampil di acara closing maupun sportif dari lomba yg diadakan. GISCUP sendiri ingin mecari bakat bakat yang ada pada peserta didik siswa siswi," pungkas Dewi Supriyanti.