Setelah berkompetisi pada kedua kategori tersebut, akhirnya mereka terpilih sebagai salah satu peserta yang maju ke babak Grand Prix untuk berkompetisi dan bersaing dengan enam paduan suara lainnya. Mulai dari Bitung City Chorale, Cantoria Universidad De Puerto Rico en Arecibo, Chamber Choir of The Academy Music - University of East Sarajevo, Kem B’ix, Mahidol University Choir dan North Sulawesi GMIM Male Choir.
Pada babak Grand Prix, TRCC menampilkan dua buah lagu yaitu Gnothi Safton, sebuah lagu berbahasa Yunani karangan komposer Amerika Jim Populis, dan sebuah lagu yang merupakan karya orisinil untuk paduan suara anak, dari komponis Fero Aldiansya Stefanus berjudul 137 Hip Street.
"Pencapaian kali ini adalah sesuatu yang sangat istimewa, mengingat tim yang kali ini berlomba adalah para anggota yang relatif baru. Mereka merupakan angkatan yang ketika awal latihan mengalami dampak pandemi Covid-19, sehingga latihan lebih banyak dilakukan secara online," kata Direktur Artistik TRCC, Avip Priatna, seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (15/7/2023).
Dia menjelaskan, ini juga menjadi momen pertama kali angkatan tersebut mengikuti kompetisi di luar negeri. "Kita semua bersyukur bahwa berkat kerja keras dan semangat yang luar biasa, dengan segala tantangan yang ada, anak-anak ini tetap dapat memberikan hasil yang maksimal," ujar dia.
"Semoga ke depan angkatan baru ini juga dapat melanjutkan tradisi TRCC, yaitu senantiasa membawa harum nama Indonesia di kancah internasional," katanya.