Waspada Osteoporosis Memicu Patah Tulang, Yuk Kenali Cara Perawatannya

Vien Dimyati
Waspadai osteoporosis yang berdampak pada patah tulang (Foto: Times now)

Khususnya, ketika menderita patah tulang parah akibat osteoporosis, penting untuk mendapatkan pengobatan yang membantu pembentukan tulang secara dini untuk menghindari risiko kematian. 

Menurut data dari “The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism” pada 2018, risiko kematian meningkat sebesar 33 persen pada pria dan 20 persen pada wanita di tahun pertama segera setelah patah tulang pinggul.

Fraktur tulang paha atau panggul, yang tidak mengandung sendi panggul, meningkatkan risiko kematian masing-masing sebesar 20 persen dan 25 persen. Selain itu, patah tulang belakang meningkatkan risiko kematian sebesar 10 persen.

Menurut dia, biasanya patah tulang akibat osteoporosis ini tidaklah mudah dibandingkan orang yang mengalami patah tulang karena trauma. Sebab, tulang sudah rapuh sehingga tidak bisa disambung. Penanganan patah tulang osteoporosis salah satunya dilakukan dengan cara menariknya agar kembali menyambung atau dengan operasi mengganti tulang panggul.

“Jadi, ketika mengalami kondisi ini mereka tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Harapan hidupnya pun menurun,” katanya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengacara: Para Aktivis GSF Disiksa Pasukan Israel, Luka Patah Tulang

57 tahun lalu

Rentan Osteoporosis, Wanita Lebih Butuh Latihan Angkat Beban Dibanding Pria

57 tahun lalu

Mayoritas Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Luka Memar hingga Patah Tulang

57 tahun lalu

Perempuan Lebih Rentan Osteoporosis Bukan Mitos: Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal