Warning! Hati Bisa Rusak Tanpa Gejala, Ini Penyebabnya

Mei Sada Sirait
Ilustrasi pasien penyakit hati. (Foto: Ilustrasi AI)

Lebih lanjut, Prof David menjelaskan sebagian besar penyakit hati bermula dari proses peradangan atau inflamasi. Kondisi ini dapat dipicu berbagai faktor seperti infeksi hepatitis, konsumsi alkohol berlebihan, perlemakan hati, penyakit autoimun, maupun gangguan metabolik.

Pada tahap awal, peradangan yang berlangsung terus-menerus akan memicu terbentuknya jaringan parut atau fibrosis pada hati. Kabar baiknya, pada fase ini kerusakan masih berpotensi diperbaiki jika penyebabnya segera ditangani.

Namun jika fibrosis terus berkembang, hati dapat mengalami sirosis, yaitu kondisi kerusakan kronis yang membuat fungsi organ tersebut semakin menurun.

"Sirosis ini adalah stadium lanjut di mana komplikasi sudah mulai terjadi," kata Prof David.

Yang perlu diwaspadai, sirosis bukanlah akhir dari perjalanan penyakit hati. Kondisi tersebut dapat berkembang menjadi kanker hati atau hepatocellular carcinoma yang jauh lebih sulit ditangani.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tio Pakusadewo Terbaring di Rumah Sakit Berjuang Sembuh dari Penyakit, Ini Fotonya!

57 tahun lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

57 tahun lalu

Daftar Vaksin Dianjurkan untuk Orang Dewasa, Cegah Penularan Penyakit Berbahaya

57 tahun lalu

Suka Makanan Berlemak dan Minum Alkohol? Awas Hati Rusak Menghantui!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal