Viral Vaksin Polio Tetes Bisa Sebabkan Anak Lumpuh, Cek Fakta Ini

Muhammad Sukardi
Viral Vaksin Polio Tetes Bisa Sebabkan Anak Lumpuh, Cek Fakta Ini (Foto: nairametrics)

"Vaksin polio tetes itu vaksin hidup. Setiap manusia memerlukannya. Setelah vaksin masuk ke dalam usus, vaksin merangsang sel-sel imun di dalam usus. Imun tersebut yang akan melawan virus polio yang mungkin masuk ke tubuh," kata Prof Sri Rezeki saat ditemui di acara perayaan Hari Anak Nasional 2024 di Kantor Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jakarta Pusat.

Nah, karena proses aktivasi vaksinnya di dalam usus, ada kemungkinan bagian dari vaksin yang tidak terserap tubuh, ikut terbuang keluar melalui feses. Tuduhan penyebab polio mungkin dari sana. Tak bisa dipungkiri, masih ada masyarakat di Indonesia yang buang air besar (BAB) tidak di jamban atau kakus. Mereka BAB di sungai atau tempat lain yang tidak higienis.

"Mungkin ada sebagian masyarakat yang masih BAB sembarang, fesesnya mengandung sebagian kecil virus polio, makanya bisa menyebar," katanya.

"Tapi, kalau si anak sudah divaksin polio, risiko tersebut bisa dicegah, karena tubuh sudah kebal dari virus polio," ujar Prof Sri Rezeki.

Artinya, penting sekali untuk setiap anak di Indonesia mendapatkan imunisasi polio, dalam waktu bersamaan dan serempak. Dengan begitu, penyebaran virus polio pada anak bisa dicegah. "Kalau si kecil diimunisasi polio, tubuhnya lebih sehat dan kebal virus polio," ujarnya.

Di kesempatan itu, Prof Sri Rezeki mengimbau pentingnya menjaga kebersihan dan higienitas lingkungan tempat tinggal. "Jika masih ada yang buang tinja sembarangan, risikonya meningkat. Makanya, penyebaran virus polio paling mudah itu di daerah yang higienitasnya gak bagus," katanya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Health
10 jam lalu

Anak Muda Mulai Sadar Kesehatan, MRI Dipakai untuk Deteksi Penyakit Sejak Dini

Health
12 jam lalu

Catat! Dokter Tegaskan DBD Tak Selalu Disertai Bintik Merah

Health
13 jam lalu

DBD Bisa Sebabkan Perdarahan Otak hingga Stroke, Ini Penjelasan Dokter

Health
14 jam lalu

Demam Turun Bukan Berarti Sembuh, Ini Fase Paling Kritis pada Pasien DBD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal