Varian Baru Masuk Indonesia, Peneliti UI Ungkap 5 Isu Prioritas Terkait Covid-19

Siska Permata Sari
Tim peneliti dari FKM UI menyampaikan paparan tentang penguatan harmonisasi protokol rekognisi Covid-19 dalam Konferensi Internasional Presidensi G20. (Foto: UI)

Diketahui, kasus subvarian baru BA.4 dan BA.5 pertama kali dilaporkan masuk Indonesia pada 6 Juni 2022. Saat itu, terdapat empat kasus. Masing-masing satu orang positif BA.4 dengan kondisi klinis tidak bergejala serta sudah divaksin dua kali, dan tiga orang positif BA.5  

Kondisi klinis tiga orang tersebut, antara lain dua orang tidak bergejala dan satu orang gejala ringan dengan sakit tenggorokan dan badan pegal. Mereka rata-rata sudah vaksin booster.

Varian baru Omicron ini diketahui menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara Eropa dan Asia, mulai dari Inggris, Jerman, China serta negara tetangga Singapura.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
4 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
4 hari lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Internasional
6 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal