"Mulai dari peralatan diagnosa, baju seragam staf RS, alat gawat darurat, baju operasi beserta peralatannya, sampai peranti pendukung RS lainnya seperti mesin laundri, sistem informasi RS, dapur, tempat tidur, sampai layanan penyedia koneksi internet,” kata Yudha, melalui keterangannya belum lama ini.
Pameran alat kesehatan yang rutin diselenggarakan sejak 2005 ini, pada 2023 diikuti sebanyak 76 perusahaan alat kesehatan yang menempati 82 booth, termasuk dua perusahaan penyedia mobil ambulans dan peralatannya, serta dua RS di Jawa Timur yang akan menampilkan fasilitas terbaru.
Sedangkan jumlah pengunjung yang ditargetkan total mencapai 3.000 orang. Pameran tahun ini merupakan kali kedua diselenggarakan secara luring pascapandemi.
Selain menyasar rumah sakit, masyarakat umum juga dapat membeli aneka alat deteksi kesehatan seperti pengukur tekanan darah, suhu tubuh hingga tes kandungan gula darah dengan kualitas baik dan harga yang kompetitif.
Teknologi Terkini dan Harga Khusus Pameran
Salah satu peserta Surabaya Hospital Expo, PT Mega Andalan Kalasan (MAK) yang rutin mengikuti sejak kali pertama pameran diselenggarakan mengatakan, Jawa Timur merupakan salah satu pasar terbesar di Indonesia. Dia ikut Surabaya Hospital Expo yang pertama karena pasar alat kesehatan di Jawa Timur sangat besar.