Tren Ngopi Kekinian Picu Risiko Diabetes? Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi ngopi kekinian. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Minum kopi sudah menjadi bagian dari 'daily routine' sebagian besar anak muda zaman sekarang. Memulai hari tanpa kopi dianggap kurang afdol, dan ini memicu berjamurnya kedai kopi kekinian di seluruh Indonesia. 

Di balik tren tersebut, Ahli Penyakit Diabetes Prof Yunir memperingati adanya risiko diabetes. Terlebih, kasus diabetes saat ini sudah semakin banyak menyerang anak muda.

"Sudah ada pasien diabetes tipe 2 usianya 18 tahun," kata Prof Yunir dalam acara media discussion bertajuk 'Kalbe Dukung Kolaborasi Strategis Penanganan Diabetes di Indonesia' di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026). 

Menurut Prof Yunir yang juga Ketua Umum Pengurus Besar PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia), salah satu penyebab anak muda didiagnosis diabetes adalah kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis tidak secara bijak. Ya, salah satunya kebiasaan ngopi kekinian. 

Padahal, kata Prof Yunir, kebanyakan kopi kekinian yang ada di pasaran itu mengandung gula yang cukup tinggi.

"Satu gelas kopi kekinian itu sudah mencukupi 50% kebutuhan gula harian. Kalau minum 2 gelas, ya, sudah cukup gulanya, tapi kenyataannya kan banyak sumber gula lain yang dikonsumsi dalam sehari," ungkapnya. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
10 hari lalu

Tips Memilih Susu Almond yang Baik untuk Diabetes

Health
1 bulan lalu

Penyebab Kematian Genta KDI Terungkap, Sakit Diabetes hingga Gagal Ginjal

Health
2 bulan lalu

Apakah Roti Aman bagi Penderita Diabetes? Jangan Salah Pilih Perhatikan Bahannya

Health
6 jam lalu

Cegah Diabetes dari Sekarang! Cek Kesehatan Gratis Langkah Awal Deteksi Dini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal