Tidak Bisa Sembarangan, Ini Skrining Penting yang Dilakukan Sebelum Jalani Operasi Katarak 

Vien Dimyati
Skrining penting sebelum jalani operasi katarak (Foto: life healthcare)

dr Ida menambahkan, dari skrining dapat dilihat apakah kondisi kesehatan pasien mendukung untuk dilakukan tindakan operasi. Apabila hasilnya baik, maka lanjut untuk tindakan operasi. Namun, jika hasil kurang baik, peserta akan di-observasi 30 menit dan diberikan obat-obatan. 

"Selanjutnya, jika waktu observasi selesai dan hasilnya tidak ada perbaikan, maka pasien dipulangkan. Dan, pasien yang hasilnya bagus dapat melanjutkan untuk operasi," katanya. 

Dia menjelaskan, contoh rangkaian pemeriksaan dan tes yang wajib dilakukan oleh calon pasien katarak, antara lain EKG (electrocardiogram), yaitu pemeriksaan rekam jantung untuk mendeteksi jika ada kelainan irama jantung. Retinometri, yaitu pemeriksaan kondisi saraf mata sebelum operasi katarak dilakukan. 

Kemudian, specular microscope, yaitu pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kornea calon pasien operasi katarak. Biometri  IOL (introokular) master, yaitu pemeriksaan untuk mengetahui ukuran dan jenis lensa implant atau IOL yang akan ditanam menggantikan lensa yang keruh. Selanjutnya, pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kondisi kesehatan calon pasien secara umum. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

MNC Peduli-RSI Assyifa Sukabumi Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kecamatan Kadudampit

Health
17 hari lalu

Usia 40 Tahun Mulai Rabun Dekat, Ini Harus Diperhatikan saat Gunakan Kacamata Progresif

Health
1 bulan lalu

Kenapa Pemeriksaan Biometri Penting untuk Katarak? Dokter Beberkan Alasannya!

Seleb
1 bulan lalu

Katarak Cuma Bisa Disembuhkan dengan Operasi? Ini Kata Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news