Terapi Ini Jadi Harapan Baru Pasien Kanker Payudara Stadium Lanjut, Apa Itu?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien kanker payudara dirawat di rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)

"Saat ini, dari 514 kabupaten/kota, yang memiliki mammografi saat data dikumpulkan masih di bawah 100 kabupaten/kota," kata Siti Nadia. 

"Kami mengupayakan untuk meningkatkan sosialisasi program deteksi dini menggunakan SADARI dan SADANIS, sehingga ini bisa menjadi alternatif penemuan dini kasus kanker payudara," tambahnya. 

Selain masalah akses terhadap mammografi yang masih sangat terbatas, kendala lain yang membuat angka skrining kanker payudara dengan mammografi rendah adalah masih beredarnya mitos di masyarakat. 

"Misalnya mammografi itu sangat menyakitkan, mammografi bisa membuat kanker malah menyebar. Padahal, sekarang pemeriksaan mammografi bisa lebih nyaman dengan tanpa mengorbankan kualitas gambar, yaitu dengan Mammomat B.brilliant di MRCCC," papar Kepala Departemen Radiologi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dr Nina ISH, SpRad PRP (K). 

Di kesempatan yang sama, dr Nina juga mengingatkan bahwa edukasi kepada masyarakat bahwa dengan skrining menggunakan USG payudara untuk perempuan usia di bawah 40 tahun dan mammografi mulai usia 40 tahun, dapat mencegah kejadian kanker payudara stadium lanjut. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada! Paparan Zat Radioaktif CS-137 Berisiko Kanker Leukimia

57 tahun lalu

Geser Kanker, Bunuh Diri Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Usia 40 Tahunan di Korsel

57 tahun lalu

Kanker Payudara Banyak Menyerang Gen Z, Kemenkes Buka Suara!

57 tahun lalu

Nunung Akui Serakah Jadi Penyebab Sakit Kanker Payudara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal