Tanggapan Bappenas soal Dedi Mulyadi Kirim Anak Nakal ke Barak TNI

Muhammad Sukardi
Dedi Mulyadi merealisasikan kebijakan kirim anak nakal Jawa Barat ke barak TNI. (Foto: iNews)

"Jangan meninggalkan loophole apa pun yang membuat kita tidak bisa memaksimalkan potensi mereka," tambahnya.

Sementara itu, menurut Dedi Mulyadi kebijakan kontroversial ini dilaksanakan dengan menempatkan pelajar di barak militer didasarkan pada perubahan perilaku dan gaya hidup pelajar, khususnya di tingkat sekolah menengah pertama dan atas atau setara.

"Anak-anak di Jawa Barat itu pola hidupnya adalah rata-rata tidur jam 4 pagi, karena waktunya dihabiskan untuk main game online, dan ini berdampak pada mereka tidak bersekolah," papar Dedi Mulyadi.

Dedi menambahkan, "Mereka sering terorganisir secara sistematik melalui kekuatan media sosial melakukan pertarungan secara terbuka dan tertutup, melahirkan banyak orang yang terluka, bahkan banyak orang yang meninggal."

Sebagai informasi, kebijakan mengirim anak nakal ke barak TNI dilaksanakan Dedi Mulyadi per Kamis, 1 Mei 2025. Purwakarta dan Bandung menjadi dua wilayah pertama yang menjalankan program pembinaan karakter semi-militer ini yang melibatkan TNI. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Jamin Pengobatan YTR Korban Penyekapan Sadis Ditanggung Pemprov Jabar

57 tahun lalu

Nikah Baru 2 Minggu, Taufik Hidayat Tega Tinggalkan Mantan Istri saat Hamil

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal