Skrining Kanker Serviks Berbasis AI dengan TruScreen, Ini Kata Dokter

Muhammad Sukardi
Kanker Serviks. (Foto: Freepik)

Data yang diperoleh kemudian dianalisis oleh algoritma berbasis AI yang telah dilatih menggunakan ribuan data pasien dari berbagai latar belakang. Hasilnya, alat ini mampu mendeteksi apakah jaringan tersebut normal atau mengarah ke kondisi prakanker maupun kanker secara real time. 

Minim Rasa Nyeri dan Tanpa Laboratorium

Keunggulan lain dari TruScreen adalah prosesnya yang tidak memerlukan pengambilan sampel jaringan seperti pada pap smear. Hal ini membuat prosedur menjadi lebih nyaman bagi pasien.

Selain itu, teknologi ini juga tidak membutuhkan fasilitas laboratorium yang kompleks. Artinya, skrining bisa dilakukan lebih cepat dan praktis, bahkan di fasilitas kesehatan dengan sumber daya terbatas.

Dengan hasil yang langsung diketahui, pasien juga tidak perlu menunggu lama atau berisiko kehilangan tindak lanjut karena keterlambatan hasil pemeriksaan.

Akurasi Tinggi, Tapi Tetap Perlu Kombinasi Pemeriksaan

Secara global, TruScreen memiliki tingkat sensitivitas sekitar 89 persen dan spesifisitas sekitar 87 persen dalam mendeteksi kanker serviks. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 bulan lalu

Kenapa Laki-Laki Dianjurkan Vaksin HPV meski Tidak Kena Kanker Serviks? Ini Jawabannya!

2 tahun lalu

Hampir Semua Anak Perempuan Indonesia Sudah Divaksin HPV, Kanker Serviks Go Away!

2 tahun lalu

Cegah Penyebaran Kanker Serviks dengan Pap Smear Gratis kepada Ibu-Ibu di Bogor

2 tahun lalu

Kenali Bahaya dan Penyebab Infeksi HPV, Dampaknya Kanker Serviks!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal