Sebelum Meninggal, Emilia Contessa Menderita Penyakit Frozen Shoulder 

Muhammad Sukardi
Sebelum meninggal dunia, Emilia Contessa menderita penyakit frozen shoulder. (Foto: Instagram)

Bicara soal pengobatan, pasien frozen shoulder umumnya menjalani terapi obat dan latihan rentang gerak. Terkadang, penanganan melibatkan kortikosteroid dan obat bius yang disuntikkan ke dalam sendi. 

"Dalam kasus yang jarang terjadi, operasi artroskopi diperlukan untuk melonggarkan kapsul sendi, sehingga dapat bergerak lebih bebas," ungkap laporan Mayo Clinic, dikutip Senin (27/1/2025). 

Supaya lebih jelas, berikut ini penjelasan gejala frozen shoulder yang patut diwaspadai. Simak beritanya sampai selesai. 

Gejala Frozen Shoulder 

Tahap pembekuan

Orang dengan frozen shoulder akan mengalami nyeri ketika bahu digerakkan dan kemampuan bahu untuk bergerak pun menjadi terbatas. Tahap ini berlangsung selama 2 hingga 9 bulan. 

Tahap beku

Ketika sudah di tahap ini, pasien akan mengalami penurunan rasa nyeri. Namun, bahu menjadi lebih kaku, yang artinya untuk menggerakkannya sudah sangat sulit. Tahap ini berlangsung selama 4 hingga 12 bulan. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Innalillahi, Ayah Cella Kotak Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Komplikasi Diabetes Tak Cuma Gula Darah, Luka Kronis Jadi Ancaman Serius

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal