"Kemudian, penggunaan robotik Da Vinci Xi yang digunakan untuk bedah dengan minimal invasif, pun NanoKnife System atau teknologi ablasi non-termal untuk penanganan tumor. Terapi dengan robotik ini memberikan hasil yang menjanjikan," tambah dr Loh Chit.
CEO Hospital Picaso Malaysia Ahmad Lutfi bin Abdul Rahman menerangkan, semakin hari tren pasien Indonesia berobat ke Malaysia semakin banyak.
Pada kasus kanker kolorektal misalnya, Konsultan Bedah Kolorektal dr Luqman Mazlan banyak meng-handle pasien Indonesia. Masalah yang dihadapi kebanyakan berkaitan dengan faktor usia dan gaya hidup kurang sehat.
"Pasien Indonesia banyak kami handle, mereka umumnya mencari second opinion, karena pada pengobatan sebelumnya belum menunjukkan hasil yang lebih baik," kata dr Luqman.
Pada penanganan kanker kolorektal, prosedur robotik pun diterapkan untuk memberikan hasil yang akurat dan trauma yang minimal. Selain itu, laparoskopi 3D pun dipakai agar pemulihan bisa lebih cepat.