Pria Belanda Meninggal Usai Terkena Covid-19 Selama 613 Hari, Durasi Infeksi Terlama 

Devi Pattricia
Pria Belanda Meninggal Usai Terkena Covid-19 Selama 613 Hari (Foto: unsplash)

Meskipun telah banyak penelitian yang mengungkap virus Covid-19 yang ada di tubuh pasien bisa hilang dalam beberapa waktu, tapi hal ini tidak berlaku pada mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah.

“Pasien yang terinfeksi dapat menghilangkan virus dalam jangka waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, individu dengan sistem kekebalan yang lemah. Seperti pasien ini dapat mengembangkan infeksi yang terus-menerus dengan replikasi dan evolusi virus yang berkepanjangan,” tutur para peneliti.

Apalagi pria Belanda tersebut memiliki sindrom myelodysplastic atau kelainan yang disebabkan oleh sel darah yang terbentuk dengan buruk atau tidak berfungsi dengan baik.

Dengan kondisi kesehatannya yang kompleks dan sistem imun yang tidak kebal, pasien tersebut meninggal dunia akibat kondisi kelainan darahnya kambuh.

“Pada akhirnya, pasien tersebut meninggal karena kondisi hematologisnya kambuh. Meskipun mengidap COVID-19 dengan viral load yang tinggi selama total 613 hari," tutur peneliti.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Seleb
3 bulan lalu

Ariana Grande Terkena Covid-19 hingga Sejumlah Acara Dibatalkan, Begini Kondisinya

Health
3 bulan lalu

Apa Benar Alat Tes TBC INDIGEN dari PCR Covid-19? Ini Faktanya!

Mobil
3 bulan lalu

Pemerintah Siapkan Insentif Otomotif, Skema Mirip saat Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal