Peringati Hari Cuci Tangan Sedunia, Lifebuoy Ajak Anak Bermain SIAGA Lindungi Diri

Anindita Trinoviana
Lifebuoy mengajak dan mengedukasi pentingnya CTPS lewat kampanye SIAGA. (Foto: dok Lifebuoy)

Pernyataan tersebut sejalan dengan penjelasan dari seorang pakar penyakit infeksi dan tropis anak, Prof. Dr. dr Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A (K), M. TropPaed. Dia menjelaskan, bahwa di Indonesia ada banyak infeksi penyakit menular yang belum sepenuhnya tertanggulangi, terutama yang menyerang anak-anak. Misalnya, jumlah kasus diare pada anak yang tercatat masih sekitar 9,8 persen dan menjadi penyebab kematian anak tertinggi kedua setelah pneumonia. 

“Selain itu, Indonesia adalah salah satu negara hotspot yang berisiko tinggi terhadap kemunculan penyakit infeksi baru, sehingga kita harus waspada terhadap potensi penyakit menular di masa mendatang. Di tengah fakta ini, menurut teori Swiss Cheese Model for Infectious Disease, CTPS adalah langkah pertama untuk melindungi diri dari ancaman penyakit infeksi, setelah vaksin,” kata Hinky. 

Erfan menambahkan, terkait hal tersebut, Lifebuoy telah menyoroti kebiasaan mencuci tangan pakai sabun yang mulai menurun pascapandemi Covid-19. Adanya kejenuhan untuk terus melakukannya, membuat masyarakat terutama anak-anak menjadi rentan sakit akibat infeksi atau penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. 

“Kami percaya bahwa siaga lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, di Hari Cuci Tangan Sedunia 2023 kali ini, Lifebuoy mendorong urgensi CTPS di 5 Momen Penting melalui kebiasaan yang dekat dengan keseharian anak, yaitu bermain,” ujarnya. 

Lifebuoy memberikan edukasi CTPS di 5 Momen Penting. (Foto: dok Lifebuoy)

Langkah yang diambil oleh Lifebuoy untuk mengajak anak bermain dalam memberikan edukasi CTPS di 5 Momen Penting ini didukung dengan pendapat Psikolog Anak dan Keluarga Irma Gustiani Andriani, S.Psi, M.Psi. 

“Bermain dapat menunjang perkembangan optimal anak, baik secara fisik maupun sosial emosi. Dengan bermain, anak akan mendapatkan banyak cara dan kesempatan untuk belajar, dan membantu mengembangkan daya pikir kritis, manajemen waktu, kolaborasi, serta pemahaman akan konsekuensi dan risiko, sehingga sangat tepat dijadikan sebagai sarana untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini," kata Irma.

Bertepatan dengan Hari Cuci Tangan Sedunia 2023, Lifebuoy mengajak anak bermain sambil berpetualang melawan kuman melalui beberapa tantangan seru di kastil interaktif yang digelar di Cilandak Town Square pada 14-15 Oktober 2023. Selain itu, pada acara yang turut dihadiri oleh Nagita Slavina ini, Lifebuoy juga memperkenalkan empat board game yang dapat membantu mengatasi kejenuhan saat melakukan CTPS. Dengan begitu, edukasi mencuci tangan pakai sabun lebih mengasyikkan dan menjadi bagian dari permainan sehari-hari.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Bisnis
9 jam lalu

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima Bansos pada 2025

Nasional
10 jam lalu

Pegawai Ekspedisi Diduga Disekap, Polisi: Tidak Benar

Nasional
14 jam lalu

Jaga Pelayanan Publik Selama Nyepi dan Idulfitri, Pemerintah Atur Tugas Kedinasan ASN

Bisnis
16 jam lalu

Hadirkan Discover Colours, Nippon Paint Refleksikan Lensa Warna Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal