Penyebab Sumenep KLB Campak dengan 2.035 Kasus, Kemenkes Buka Suara!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak sakit campak. (Foto: Ilustrasi AI)

Tercatat ada 17 kasus meninggal dunia akibat campak di Sumenep. Mayoritas adalah anak yang tidak pernah diimunisasi.

Rendahnya cakupan imunisasi, kata Aji, adalah karena orang tua ragu memberikan vaksin ke tubuh anak.

Lebih lanjut, faktor lain tingginya angka kasus adalah daya tular virus campak yang sangat cepat. Sebagai catatan, satu pasien campak bisa menularkan virus ke 17-18 orang di sekitarnya.

Virus campak pun mudah menular lewat udara, ketika pasien batuk atau bersin. Itu kenapa, penting untuk pasien menggunakan masker atau orang tua anak menggunakan masker.

Aji melanjutkan, faktor lain yang membuat kasus campak sangat tinggi di Sumenep adalah keterlambatan deteksi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
6 bulan lalu

Kemenkes Keluarkan Imbauan Anak Sakit Campak Diisolasi dari Orang Lain

Nasional
6 bulan lalu

Sumenep KLB Campak, 17 Orang Meninggal Dunia

Jatim
6 bulan lalu

Sumenep Ditetapkan KLB Campak usai 17 Orang Tewas, Khofifah Distribusikan Vaksin

Sumut
6 bulan lalu

12 Daerah di Sumut Berstatus KLB Campak, Kasus Terbanyak di Medan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal