Limfoma muncul ketika sel-sel sehat dalam sistem limfatik berubah dan tumbuh tak terkendali.
Dalam sistem limfatik, ada kelenjar getah bening yang mana kelenjar ini bisa juga ditemukan di seluruh tubuh. Sebagian besar kelenjar getah bening ada di perut, selangkangan, panggul, dada, ketiak, dan leher.
Tak hanya kelenjar getah bening, sistem limfatik juga meliputi limpa, timus, amandel, dan sumsum tulang. Nah, kanker limfoma bisa memengaruhi semua area itu dan organ lain dalam tubuh.
Setidaknya ada dua jenis limfoma atau kanker kelenjar getah bening, yaitu Limfoma Hodgkin dan Limfoma non-Hodgkin.
Namun, pada kasus yang jarang terjadi, jenis kanker limfoma lainnya adalah limfoma sel B kulit, limfoma sel T kulit, leukemia limfositik kronis, dan makroglobulinemia waldenstrom.
Tanda-tanda umum kanker kelenjar getah bening antara lain:
Sebagai informasi, orang dengan riwayat penyakit kanker kelenjar getah bening berisiko lebih tinggi mengalami penyakit ini. Lalu, orang yang imunnya lemah juga berisiko kena kanker kelenjar getah bening.
Selain itu, faktor usia juga berpengaruh pada risiko kanker kelenjar getah bening. Dikatakan Mayo Clinic, orang berusia di atas 55 tahun lebih banyak dilaporkan mengalami kanker ini. Meski begitu, kanker limfoma bisa dialami remaja maupun orang dewasa.
Jadi, itu dia informasi terkait dengan kanker kelenjar getah bening yang diidap Wati Siregar, ibunda Sonny Septian dan Elma Theana, sebelum meninggal dunia. Semoga informasi ini bermanfaat.