Lebih lanjut, dia pun mengingatkan agar para jemaah yang sakit dan yang sedang minum obat untuk diminum secara teratur. Hindari stres dengan selalu berpikiran positif dan berzikir. Periksa kesehatan 3 kali seminggu ke petugas kesehatan untuk memastikan faktor risiko penyakit terkendali.
"Dan, yang paling penting adalah dampingi jemaah dengan komorbid dan lansia yang memiliki riwayat jantung, bekerja sama dengan ketua regu dan jemaah yang sehat," ucap Liliek.
"Tujuan utama adalah meraih haji mabrur dan itu harus dicapai dengan kondisi fisik yang prima. Oleh karena itu, imbauan tegas ini diharapkan dapat menekan angka kematian jemaah di tahun ini," tambahnya.