Penularan Varian Delta Plus Lebih Cepat, Dokter: Vaksinasi Penting, Jangan Pilih-Pilih  

Elvira Anna
Seorang perempuan menerima vaksinasi sebagai upara mencegah penyebaran Covid-19. (Foto: dok iNews.id)

Senada dengan Rudiansyah, dr Ursula Penny Putrikrisilia yang merupakan Dokter & Direktur RS Harapan Sehat, Bumiayu, Brebes, menambahkan bahwa varian delta plus Varian delta memiliki kecepatan penularan yang lebih cepat dibandingan varian sebelumnya. Sekarang ada varian delta plus sama saja dengan varian delta biasa. Perbedaannya hanya mutasi bentuknya saja. Untuk mencegahnya, yang paling penting adalah melakukan protokol kesehatan. 

“Mau apapun jenis variannya, yang paling penting itu adalah vaksin dahulu. Jangan pilih-pilih vaksin? Jangan takut untuk vaksin, karena para tenaga kesehatan dengan siap sedia membantu KIPI yang ringan, sedang atau berat sampai dua minggu pascavaksin. Kami ada pencatatan dan evaluasi,” kata dr Ursula. 

Dia menambahkan, setiap orang yang sudah divaksinasi biasanya termonitor dari aplikasi. Semua data monitoring akan disubmit ke pemerintah untuk dievaluasi.

Jadi, kalau kajian KIPI berat kurang dari 1/10.000, berarti ada reaksi yang tidak semua orang akan rasakan. Kalau KIPI berat, bisa ditangani kegawatdaruratan, dan biasanya timbul 30 menit-1jam pasca vaksin. KIPI ringan-sedang, bisa diatasi via konsultasi lewat WhatsApp sambil dipantau keluhan dan gejala.

“Jadi tidak usah khwatir untuk vaksin. Atau takut setelah vaksin akan merasakan efek. Kami petugas kesehatan selalu siap sedia memonitor orang-orang yang sudah divaksin,” kata dr Ursula yang merupakan alumni Beswan Djarum sebagai penerima program Djarum Beasiswa Plus, Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenkes: Keterisian RS Masih Stabil di Tengah Wabah Omicron

57 tahun lalu

Positivity Rate Kasus Omicron di Indonesia Melandai, DKI di Bawah Jateng

57 tahun lalu

Kasus Aktif Omicron Melonjak, Pemerintah Siapkan Isoter Sampai 3 Kali Lipat Dibandingkan Kasus Delta

57 tahun lalu

Menkes: Gelombang Omicron, Angka Kasus 13 Provinsi Lampaui Puncak Delta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal