Pengidap HIV di Jakarta Bertambah Diperkirakan Mencapai 81.799 Orang

Riyan Rizky
Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta mencatat 67.043 warga positif HIV dan diperkirakan bertambah mencapai 81.799 warga. (Foto: Reuters)

Sementara 16.292 penyintas HIV tidak lagi berobat ke layanan kesehatan yang disediakan di Jakarta. "Mereka pindah sehingga tidak mengambil obat HIV layanan kesehatan Jakarta," ucapnya. 

Sementara itu KPAP DKI Jakarta menargetkan pada 2030 tidak ada lagi kasus HIV baru di Ibu Kota. Target itu akan dicapai dengan menggencarkan penyuluhan dengan menggandeng penyintas, media, dan komunitas yang bergerak dalam penanggulangan virus tersebut.

"Pada 2023 kita harapkan tidak ada lagi meninggal karena HIV dan tidak ada diskriminasi kepada penyintas HIV," kata Taufik.

Sekadar informasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki 202 layanan kesehatan yang menyediakan tes HIV. Layanan tersebut meliputi rumah sakit, puskesmas, hingga klinik. Kemudian ada 149 fasilitas kesehatan yang menyediakan pengobatan dan perawatan penyintas HIV.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harapan Pramono di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidup Nyaman, Gampang dan Bahagia

57 tahun lalu

Partai Perindo Soroti Arah Pembangunan Jakarta Jelang HUT ke-500

57 tahun lalu

Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia 2026, Rano Karno: Washington DC Kalah

57 tahun lalu

Dapat Bantuan dari Anggota DPRD DKI Dina Masyusin, Warga: Alhamdulillah Rezeki sampai ke Tangan Saya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal