Menurut dr Suryo, cerita bermula dari pasangan suami istri di Kota S secara rutin melakukan pemeriksaan kandungan ke dokter SpOG. Di pemeriksaan terakhir, si ibu hamil (bumil) diminta ke rumah sakit untuk menjalani operasi caesar karena sudah postdate atau lewat waktu.
Namun, sesampainya di rumah sakit, bidan tidak menemukan kehamilan sewaktu dilakukan pemeriksaan rekam jantung bayi. Akhirnya dokter SpOG melakukan USG ulang dan anehnya tidak ada kehamilan.
Karena merasa aneh dengan apa yang dilihat, dokter tersebut meminta tolong rekan sejawat SpOG untuk periksa USG dan hasilnya sama yaitu tidak ada kehamilan.
"Makin penasaran, akhirnya minta tolong dokter penyakit dalam untuk konfirmasi USG dan dokter radiologi untuk rontgen, hasilnya sama. Bayinya hilang," ungkap dr Suryo, dikutip Rabu (7/5/2025).
Dokter Suryo melanjutkan, "Kisah ini tidak masuk akal saat saya mendengar penuturannya, apalagi pasien tersebut juga seorang tenaga medis yang bekerja di RSUD Kota S."