Dia menjelaskan, operasi plastik bertujuan memperbaiki atau menyempurnakan fitur tertentu pada wajah maupun tubuh, bukan mengubah seseorang menjadi sosok lain secara total.
Karena itu, pasien perlu memahami bahwa hasil tindakan akan tetap menyesuaikan struktur anatomi dan kondisi tubuh masing-masing.
Menurut dr Cynthia, dokter yang baik biasanya akan berdiskusi dengan pasien mengenai bentuk yang paling sesuai dan proporsional, bukan sekadar mengikuti keinginan pasien tanpa pertimbangan medis.
2. Kondisi Kesehatan Harus Memadai
Pertimbangan kedua yang tak kalah penting adalah kondisi kesehatan pasien. Sebelum operasi dilakukan, pasien wajib menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk memastikan tubuh dalam kondisi prima.
"Kalau oplas yang betul, dokter akan screening dulu. Ada pemeriksaan laboratorium, cek kondisi kesehatan. Misalnya ada diabetes atau hipertensi, itu harus diperhatikan karena bisa meningkatkan risiko komplikasi," katanya.