Malaria Monkey Tak Bisa Sembuh Pakai Antibiotik, Dokter: Butuh Penanganan Cepat Maksimal 48 Jam

Niko Prayoga
Penanganan monkey malaria harus dilakukan cepat dalam waktu maksimal 48 jam setelah diagnosis agar infeksi tidak berkembang menjadi berat. (Foto: Ilustrasi/AI)

Menurut dr Inke, gejala Malaria Knowlesi sulit dibedakan dengan malaria biasa. Penderitanya dapat mengalami demam naik turun, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, mual muntah hingga nyeri perut.

Dia mengatakan penyakit ini berbahaya karena siklus hidup parasit berlangsung sangat cepat sehingga jumlah parasit dalam tubuh bisa meningkat drastis dalam waktu singkat.

“Karena yang saya sampaikan tadi, siklus hidupnya itu sangat cepat, maka dia dengan cepat dapat menambah jumlah parasit di dalam tubuh sehingga infeksi bisa dengan cepat menjadi berat,” katanya.

Kondisi berat itu bisa menyebabkan trombosit turun drastis, sesak napas, gagal ginjal hingga penurunan kesadaran. Karena itu, pasien harus segera mendapatkan terapi antimalaria berbasis Artemisinin-based Combination Therapy.

“Tetapi tentunya ini harus segera ditangani, lebih baik ketika terjadi diagnosis, maka pemberian obat itu diberikan dalam 48 jam untuk mencegah jangan sampai terjadinya infeksi yang berat tadi,” kata dr Inke.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Risiko Penduduk Perkotaan Terkena Malaria Monyet Rendah, IDAI: Tak Ada Nyamuk Pembawa Parasit

Health
16 jam lalu

Begini Gejala Penyakit Monkey Malaria dan Cara Penularannya pada Manusia

Health
22 jam lalu

Cara Lindungi Anak dari Monkey Malaria, IDAI Ingatkan Ini

Health
2 hari lalu

Apa Itu Penyakit Monkey Malaria yang Menyerang Malaysia dan Sebabkan Kematian?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal