Menurut dr Inke, gejala Malaria Knowlesi sulit dibedakan dengan malaria biasa. Penderitanya dapat mengalami demam naik turun, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, mual muntah hingga nyeri perut.
Dia mengatakan penyakit ini berbahaya karena siklus hidup parasit berlangsung sangat cepat sehingga jumlah parasit dalam tubuh bisa meningkat drastis dalam waktu singkat.
“Karena yang saya sampaikan tadi, siklus hidupnya itu sangat cepat, maka dia dengan cepat dapat menambah jumlah parasit di dalam tubuh sehingga infeksi bisa dengan cepat menjadi berat,” katanya.
Kondisi berat itu bisa menyebabkan trombosit turun drastis, sesak napas, gagal ginjal hingga penurunan kesadaran. Karena itu, pasien harus segera mendapatkan terapi antimalaria berbasis Artemisinin-based Combination Therapy.
“Tetapi tentunya ini harus segera ditangani, lebih baik ketika terjadi diagnosis, maka pemberian obat itu diberikan dalam 48 jam untuk mencegah jangan sampai terjadinya infeksi yang berat tadi,” kata dr Inke.