Makan Seblak Menyebabkan Hipertensi, Ini Faktanya

Muhammad Sukardi
Makanan seblak dapat berisiko hipertensi. (Foto: Pexels, Instagram)

Menjadi pertanyaan sekarang, apakah seblak menyebabkan hipertensi gegara rasa makanan ini yang kerap kali terlalu asin dan gurih?

Seblak Berpotensi Meningkatkan Risiko Hipertensi

Menurut dr Muhammad Pranandi, SpPD, seblak tidak disarankan dikonsumsi penderita hipertensi, terlebih jika rasa seblaknya terlalu asin.

"Nah, kalau bukan penderita hipertensi, saya sarankan tidak terlalu sering makan seblak. Dibatasi saja, karena konsumsi makanan tinggi garam tidak sehat," kata dr Nandi dalam zoom meeting, Kamis (30/1/2025).

Baiknya konsumsi garam itu 1.500 mg per hari. Namun, kata dr Nandi, siapa yang bisa menjamin takaran untuk seblak itu sesuai dengan kebutuhan konsumennya.

Dengan begitu, ada baiknya jangan terlalu sering makan seblak atau kalau bisa rasa asinnya diatur agar tidak terlalu asin.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SZA Didiagnosis Autism Spectrum Disorder, Ini Pengakuannya!

57 tahun lalu

Catat! Menkes Budi Ingatkan Bahaya Saus Kemasan, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Taiwan Buka Peluang bagi Inovator RI, Tawarkan Rp490 Juta untuk Solusi Kesehatan Berbasis AI

57 tahun lalu

Halodoc Andalkan AI untuk Percepat Layanan Dokter dan Pasien

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal