"Saat dikemoterapi, HB pasien pasti akan turun. Tapi, setelah minggu ketiga, HB-nya normal lagi. Kalau terlalu rendah, perlu transfusi. Namun, banyak juga yang dikemoterapi gak sampai perlu tambah darah," tambah Prof Ikhwan.
Jadi, ketika pasien kanker menjalani pengobatan kemoterapi, ada kemungkinan dia mengalami efek samping berupa kulit pucat. Ini terjadi karena HB rendah akibat kerja obat.
"Bahkan, ada beberapa obat kemoterapi yang sampai memengaruhi pigmentasi kulit. Tapi, perlu dipahami, pasien kanker pucat bisa karena HB rendah atau karena khawatir terus," kata Prof Ikhwan.
"Menjadi catatan, kulit pasien kanker pucat apakah karena HB rendah atau bukan, belum bisa dipastikan, tapi pucat bisa terjadi karena HB rendah," tambahnya.