"Pada stroke jenis sumbatan, jika dapat ditangani di bawah 4,5 jam dari saat serangan akan baik sekali hasilnya sehingga kecacatan seminimal mungkin atau bahkan bisa sembuh secara sempurna," kata dia.
Dr Sukono menjelaskan, dalam penanganan stroke dibutuhkan faktor penunjang diagnostik radiologis yaitu CT scan atau MRI untuk dapat membedakan jenis stroke sumbatan atau pendarahan, karena penanggulangannya berbeda.
"Di RSPJ kami telah memiliki fasilitas pemeriksaan CT angiography dan tindakan trombektomi dengan menggunakan teknik DSA (Digital Substracting Angiography). Ruangan stroke dilengkapi dengan monitoring dan perawat mahir stroke," kata dr Sukono.
Bahkan, dalam rangka peringatan hari stroke sedunia World Stroke Organization (WSO) memberikan penghargaan kepada rumah sakit yang memiliki komitmen dalam penanganan stroke di berbagai negara. Rumah Sakit Premier Jatinegara (RSPJ) telah empat kali meraih penghargaan dari WSO dalam penanganan stroke di Indonesia.
Pada 2019 meraih platinum award, 2020 meraih gold dan platinum award dan pada tahun ini dengan komitmen dari tim Stroke Unit RSPJ mendapatkan penghargaan tertinggi yaitu Diamond Award.