“Semakin tinggi tingkat kecanduan nonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah self-control,” katanya.
Cuitan tersebut langsung ramai mendapat respons dari warganet yang merasa mengalami hal serupa. Sebagian mengaku mulai malas menonton video berdurasi panjang, sementara lainnya merasa lebih cepat bosan saat membaca buku.
“Jujur, memang sedikit kurangnya ngaruh, mau nonton video panjang jadi males duluan,” kata @UTDF***.
“Dulu baca buku bisa berjam-jam. Sekarang setengah jam tanpa bosan saja sudah alhamdulillah,” tulis @BanyuSa****.
Fenomena ini kemudian memunculkan istilah short attention span yang semakin marak di era digital. Meski begitu, sejumlah warganet mulai mencari cara untuk mengatasinya, seperti melatih kembali fokus dengan membaca buku hingga menerapkan teknik manajemen waktu.
"Saya termasuk yg kena imbas Short Attention Span ini gara2 suka liat short video. Dulu baca buku betah berjam-jam. Sekarang baca buku setengah jam tanpa ngerasa bosen aja udah alhamdulillah. Skrg lg ngelatih buat balikin kebiasaan baca buku pake teknik Pomodoro," tulis akun X @BanyuSa***.