Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Pastikan Pengawasan Tetap Ketat

Annastasya Rizqa
Pemerintah memastikan pengawasan terhadap kasus Campak tetap berjalan ketat meski kasus terus menurun. (Foto: Ilustrasi/AI)

Kemenkes memastikan sistem surveilans tetap aktif dan berjalan secara real-time. Pemantauan dilakukan melalui metode New All Record (NAR) serta Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) yang berasal dari laporan fasilitas kesehatan.

Data tersebut kemudian diverifikasi kembali dengan dinas kesehatan daerah untuk memastikan keakuratan laporan.

“Pengawasan dilakukan secara real-time melalui metode New All Record (NAR) dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) dari fasilitas kesehatan, yang kemudian diverifikasi silang dengan dinas kesehatan daerah,” kata dr Andi.

Meski angka kasus mengalami penurunan signifikan, Kemenkes tetap mencatat adanya korban jiwa akibat campak pada tahun ini.

Secara nasional, terdapat 10 kasus kematian akibat campak sepanjang 2026. Salah satu kasus menimpa seorang dokter internsip di Kabupaten Cianjur.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Waspada! Campak Sangat Mudah Menular, 1 Pasien Bisa Tularkan Virus ke 18 Orang

2 bulan lalu

Pengakuan Lengkap Pasien Campak Nonton Konser F4 di Jakarta, Dokter Murka!

2 bulan lalu

Geger! Penonton Konser F4 di Jakarta Datang saat Sakit Campak

3 bulan lalu

5 Tanda Campak pada Anak Wajib Diwaspadai Orang Tua, Ini yang Terlihat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal