Kabar Baik! Indonesia Segera Punya Bank Plasma Nasional, Pasien Penyakit Langka Diuntungkan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi bank plasma nasional. (Foto: Ilustrasi AI)

Dia menambahkan, pemerintah berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat sistem kesehatan nasional sekaligus mempersiapkan Indonesia menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.

"Melalui kemitraan dengan Takeda, kami berharap dapat memperkuat sistem kesehatan nasional sekaligus mempersiapkan Indonesia menghadapi tantangan kesehatan di masa depan," ujarnya.

Lebih lajut, Kementerian Kesehatan telah menetapkan Takeda sebagai industri farmasi yang dapat menyelenggarakan fraksionasi plasma. Penetapan tersebut memungkinkan perusahaan melakukan pengumpulan plasma sekaligus mempersiapkan proses fraksionasi secara bertahap sebagai bagian dari pembangunan ekosistem industri plasma nasional.

Pada tahap awal, plasma yang berhasil dikumpulkan dari Indonesia akan diproses melalui jaringan manufaktur global Takeda. Sementara itu, pemerintah dan perusahaan akan mengkaji kelayakan pembangunan fasilitas fraksionasi plasma berteknologi tinggi di dalam negeri.

Apabila terealisasi, fasilitas tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga berpotensi mendukung pasar internasional.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Catat! Menkes Budi Ingatkan Bahaya Saus Kemasan, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Yoghurt Belum Tentu Sehat! Menkes Budi Ungkap Fakta Mengejutkan

57 tahun lalu

Suka Makan Mayones? Menkes Sebut 1 Sendok Setara 1 Gorengan

57 tahun lalu

DPR Usul AI Gantikan Dokter di Daerah Terpencil, Menkes Jawab Begini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal