Kabar Baik, BPOM Beri Izin Edar untuk Obat Kanker Etana

Syifa Fauziah
Ilustrasi penyakit kanker. (Foto: Pexels)

Lebih lanjut, disampaikan Presiden Direktur Etana Nathan Tirtana bahwa dengan kehadiran dua obat kanker ini diharapkan dapat menjadi pilihan obat inovatif yang berkualitas. 

"Obat ini hadir atas dukungan banyak pihak, termasuk BPOM, Kementerian Kesehatan, asosiasi dokter-dokter kanker (Perhimpunan Onkologi Indonesia), yang berusaha menyediakan pengobatan terbaik untuk rakyat Indonesia," kata Nathan. 

Sementara itu, Dita Novianti Sugandi Argadiredja, Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kementerian Kesehatan menyatakan, Indonesia mengalami keterbatasan akses pada obat inovatif, hanya 9 persen (45 obat) dari 460 obat inovatif yang sudah di-approve dan ada di Indonesia. 

"Padahal, 10 juta kematian di Indonesia itu disebabkan oleh kanker. Jadi, jika bicara soal obat kanker, dua obat ini tentu memperluas akses masyarakat terhadap obat kanker yang harganya terjangkau," ungkap Dita. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
2 jam lalu

Kesehatan Pencernaan Jadi Fokus Utama Masyarakat Modern, Ini Faktanya!

Health
1 hari lalu

Waspada! Muka Pucat Jadi Gejala Awal Gagal Ginjal

Nasional
3 hari lalu

Update! Wamenkes Pastikan Status BPJS Pasien Cuci Darah yang Viral Sudah Aktif Lagi

Nasional
4 hari lalu

Fantastis! Biaya Pengobatan Kanker Tembus Rp5,9 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal