"Disampaikan oleh dokter, alergi beliau (Jokowi) menyebabkan peradangan. makanya, secara visual kulit Bapak (Jokowi) agak berubah," ungkap Syarif kepada wartawan di Solo, Minggu (22/6/2025).
Dia melanjutkan, "Saat ini dalam proses pemulihan dan sudah mulai membaik, sangat membaik."
Terkait dengan apakah penyakit kulit akibat alergi Jokowi memengaruhi kesehatan fisik secara keseluruhan, Syarif menjawab tidak. "Secara fisik, beliau fit banget, nggak ada masalah," ungkap Syarif.
Di kesempatan itu, Syarif membenarkan kabar bahwa Jokowi sakit alergi kulit sepulangnya dari Vatikan. "Bapak alergi kulit pasca pulang dari Vatikan," kata Syarif.
Dia menilai, alergi kulit Jokowi mungkin terjadi salah satunya karena faktor cuaca yang berbeda antara Indonesia dengan Vatikan. Terlepas dari itu semua, Syarif memastikan Jokowi dalam pengawasan dokter dan kini memasuki tahap penyembuhan.
Terkait kabar Jokowi mengalami penyakit Stevens-Johnson, Syarif memastikan hal itu adalah hoaks dan hanya alergi biasa. Ia juga membantah asumsi Jokowi mengalami autoimun.