Jangan Disepelekan, Kenali Penyebab Nyeri Kepala dan Cara Penanganannya

Vien Dimyati
Mengenal gejala sakit kepala (Foto: Timesofindia)

Adapun untuk nyeri kepala kluster merasakan nyeri pada satu sisi kepala, umumnya di sekitar mata. Nyeri yang dirasakan terus menerus semakin berat hingga membuat pasien gelisah, durasi nyeri yang dirasakan sekitar 30 menit sampai 3 jam.

"Gejala yang dialami adalah mata merah, hidung berair, berkeringat, kelopak mata bengkak," tutur Riezky melanjutkan edukasinya. 

Melengkapi presentasi akan penanganan nyeri di kepala, dapat dilakukan pemeriksaan penunjang misalnya pemeriksaan laboratorium seperti darah rutin, elektrolit, glukosa darah, profil lipid dan lainnya. Pemeriksaan CT scan atau MRI kepala juga dapat dilakukan jika ada indikasi. 

Manfaat Terapi

Menurut dr. Riezky, tatalaksana nyeri kepala dapat dibedakan menjadi terapi abortif, terapi preventif, dan terapi non obat. 

Terapi abortif bertujuan untuk mengobati episode nyeri kepala yang sedang dialami menggunakan obat-obatan jenis analgesik atau antimuntah. Selanjutnya, terapi preventif dapat dilakukan untuk mengurangi frekuensi, berat, dan lama serangan nyeri kepala.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sering Salah Diagnosa! Ini Perbedaan Vertigo, Migrain dan TTH

57 tahun lalu

Waspada! Penyakit Kronis Diam-Diam Intai Anak Muda, Obesitas Jadi Pemicu Utama

57 tahun lalu

Jangan Tunggu Sakit, Ini Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Cegah Penyakit Kronis

57 tahun lalu

Donor Darah MNC Peduli Disambut Antusias Peserta, Sekaligus Ajang Tes Kesehatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal