Dokter Scarlett menjelaskan, deteksi dini sangat penting untuk membantu perkembangan visual anak tetap optimal, terutama di tengah meningkatnya aktivitas visual akibat penggunaan perangkat digital seperti tablet, televisi, hingga ponsel.
Sementara itu, Direktur Operasional Retail Optik Tunggal, Doli Rosmiaty, menilai kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemeriksaan mata anak masih perlu ditingkatkan.
"Anak-anak saat ini memiliki aktivitas visual yang jauh lebih intens dibanding generasi sebelumnya. Namun awareness terhadap pentingnya pemeriksaan mata anak secara berkala masih belum menjadi prioritas di banyak keluarga," ujar Doli.
Menurut dia, pemeriksaan mata anak juga perlu didukung suasana yang nyaman agar anak tidak merasa takut selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Anak membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa nyaman terlebih dahulu. Karena itu, kami membangun ruang pediatric vision care yang mempertimbangkan pengalaman anak secara menyeluruh," katanya.
Gangguan penglihatan pada anak sering kali ditandai dengan kebiasaan menyipitkan mata, terlalu dekat saat melihat layar, mudah mengeluh pusing, atau kesulitan membaca dalam waktu lama.
Karena itu, pemeriksaan mata rutin dianjurkan dilakukan sejak usia sekolah agar masalah penglihatan dapat ditangani lebih cepat.