Jalan Kaki Bisa Turunkan Risiko Kematian hingga 50 Persen, Cek Faktanya

Mei Sada Sirait
Berjalan kaki dipercaya dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyebab hingga lebih dari 50 persen. (Foto: Ilustrasi/AI)

Selain itu, tubuh juga menjadi lebih efektif menyerap gula darah sehingga membantu menjaga kadar gula tetap stabil. Aktivitas ini sekaligus melatih kesehatan jantung dan paru-paru secara alami.

Berbagai penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa orang yang rutin berjalan kaki memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung, stroke, hingga diabetes. Temuan tersebut sejalan dengan rekomendasi World Health Organization yang menganjurkan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150 menit setiap pekan.

Jalan cepat menjadi salah satu olahraga ringan yang paling mudah dilakukan tanpa memerlukan alat khusus. Karena itu, Rizal menyarankan masyarakat mulai membiasakan aktivitas sederhana agar tubuh tetap aktif bergerak setiap hari.

Beberapa kebiasaan kecil yang direkomendasikan di antaranya berjalan kaki jika jarak kantor dekat, memilih tangga dibanding lift atau eskalator, hingga meluangkan waktu jalan cepat selama 30 menit setiap hari.

Meski terlihat sederhana, kebiasaan tersebut dinilai mampu memberikan dampak besar bagi kesehatan tubuh jika dilakukan secara rutin dan konsisten.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indonesia Negara Paling Malas Jalan Kaki di Dunia, Ini 4 Hal Penting Harus Diperhatikan

57 tahun lalu

Maudy Ayunda Ternyata Hobi Jalan Kaki, Ini Manfaat yang Dirasakan

57 tahun lalu

Orang yang Jalannya Cepat Punya IQ Tinggi, Ini Faktanya

57 tahun lalu

Plus-Minus Jalan Kaki Setelah Makan, Termasuk Cegah Penyakit Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal