Risiko cedera deadlift
Setiap hal yang dilakukan tentunya ada risiko yang dialami. Seperti halnya dengan risiko pada deadlift, bila dilakukan tidak tepat akan mengalami cedera punggung bagian bawah.
Hal itu terjadi karena adanya otot yang tertarik, tendon yang meradang, atau bahkan robekan. Gagal melakukan deadlift dengan benar dapat menyebabkan nyeri, ketidaknyamanan, bahkan hilangnya mobilitas punggung bagian bawah.
Efek seperti itu disebabkan oleh posisi di mana deadlift membebankan di punggung bawah karena dalam keadaan ekstensi, yang menyebabkan kerusakan jaringan lunak. Bahkan bila kondisinya parah bisa mengakibatkan kematian.
Selain cedera dan kematian, deadlift atau olahraga angkat beban juga bisa membuat seseorang mengalami hernia inguinalis atau dalam bahasa awamnya turun berok. Hal itu terjadi di area selangkangan dan sering terjadi pada pria.
Kepala dan Konsultan Senior Departemen Bedah Umum di Singapore General Hospital (SGH), anggota grup SingHealth, Prof Wong Wai Keong menjelaskan olahraga angkat beban bisa menyebabkan hernia inguinalis dan hernia olahraga yang keduanya memiliki kondisi berbeda.