IDI Beberkan Penyebab Harga Obat di Indonesia Mahal, Masyarakat Jadi Korban

Muhammad Sukardi
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan ada banyak faktor yang membuat harga obat di Indonesia mahal sehingga membebani masyarakat. (Foto: Reuters)

"Belum nanti di faskes juga akan kena pajak. Rangkaian itu yang menjadi komponen kemudian kenapa bisa meningkatkan harga obat," katanya.

Lantas, apa solusi yang harus dilakukan? Menurut PB IDI, negara harus mulai membangkitkan industri obat dalam negeri. Jadi, pemerintah harus mendorong industri obat dan alat kesehatan di dalam negeri. Langkah ini dapat memotong harga tinggi.

"Saya kira perlu kebijakan strategis negara di bidang kesehatan dalam kemandirian farmasi ini. Salah satunya bagaimana melalui Kementerian Keuangan agar ada kebijakan khusus terkait pajak obat (direndahkan)," kata dr Adib.

Di kesempatan itu, dia mencontohkan di Malaysia pajak obat dan alat kesehatan (alkes) dibuat rendah. Dari sana akhirnya tercipta harga obat dan alkes yang murah. "Makanya pembiayaan pelayanan kesehatan di sana rendah," ujar dr Adib. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Obat hingga Kosmetik Wajib Bersertifikasi Halal per 17 Oktober 2026

Nasional
18 hari lalu

Polisi Temukan Obat dan Surat Rawat Jalan di Apartemen Selebgram Lula Lahfah

Health
3 bulan lalu

Profil Lengkap Dokter Merdias Almatsier, Mantan Ketum PB IDI yang Meninggal Dunia

Nasional
3 bulan lalu

Innalillahi, Mantan Ketum PB IDI Dokter Merdias Almatsier Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal