2. Jauhkan dari udara dingin
Selanjutnya memindahkan orang yang terkena hipotermia dari udara dingin ke lokasi yang lebih hangat dan kering jika memungkinkan. Jika tidak memungkinkan untuk dipindahkan, lindungi orang tersebut dari udara dingin dan angin sebisa mungkin. Orang tersebut harus tetap dalam posisi datar jika memungkinkan.
3. Lepaskan pakaian basah
Jika orang tersebut mengenakan pakaian basah, maka lepaskan. Potong pakaian jika perlu untuk menghindari terlalu banyak gerakan.
Tutupi orang tersebut dengan selimut. Gunakan beberapa lapis selimut atau mantel kering untuk menghangatkannya. Tutupi kepala pasien dan biarkan hanya wajah yang terbuka.
4. Pantau pernapasan
Seseorang yang mengalami hipotermia parah mungkin tampak tidak sadarkan diri, tanpa tanda-tanda denyut nadi atau pernapasan yang jelas. Jika pernapasan orang tersebut terhenti atau tampak sangat rendah atau dangkal, segera lakukan CPR jika Anda terlatih.
5. Sediakan minuman hangat
Satu lagi penanganan saat seseorang mengalami hipotermia ialah mengonsumsi minuman hangat. Jika orang yang terkena masih sadar dan dapat menelan, berikan minuman hangat, manis, nonalkohol, dan nonkafein. Minuman hangat dapat membantu menghangatkan tubuh.