Hipertensi Marak Serang Usia Muda, Waspada Tanpa Gejala

Mei Sada Sirait
Kondisi tekanan darah tinggi kini justru semakin banyak ditemukan pada kelompok usia muda. (Foto: Ilustrasi/AI)

Rizal menyebut banyak orang merasa sehat meski sebenarnya tekanan darah mereka sudah berada di level berbahaya. Kondisi ini membuat hipertensi kerap dijuluki sebagai “silent killer”.

“Orang bisa merasa baik-baik aja meski tensinya over 190 mmHg. Ini kejadian dan banyak,” katanya.

Dia menegaskan, hipertensi bukan sekadar angka tinggi saat pemeriksaan, melainkan kondisi tekanan darah yang terus-menerus tinggi dan dapat merusak organ tubuh secara perlahan.

“Hipertensi itu bukan cuma soal angka tensi jelek pas dicek, tapi soal paparan tekanan tinggi yang jalan terus-menerus,” tulisnya.

Jika dibiarkan, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku serta meningkatkan beban kerja organ vital seperti jantung, ginjal, dan otak.

Karena itu, dia mengingatkan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, meskipun tidak merasakan gejala. Selain itu, menerapkan pola hidup sehat dan mengelola stres menjadi langkah penting untuk mencegah hipertensi sejak usia muda.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Benarkah Bakso hingga Siomay Bisa Meningkatkan Hipertensi? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Kasus Hipertensi Melonjak usai Iduladha, Menkes Beberkan Penyebabnya!

57 tahun lalu

Cabai Bisa Bantu Turunkan Hipertensi, tapi Jangan Asal Konsumsi Ini Perlu Diperhatikan

57 tahun lalu

8 Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Ternyata Rahasianya Ada di Kebiasaan Sehari-hari!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal