Exclusive Pumping, Solusi Pejuang ASI yang Tak Bisa DBF

Dimas Andhika Fikri
Pejuang Exclusive Pumping yang tak bisa memberikan ASI secara langsung. (Foto: Dimas Andhika Fikri)

Berkat kedisiplinannya, Stefani pun mampu bertahan hingga dua tahun menjalani exclusive pumping. Hal tersebut juga tidak terlepas dari kegigihannya dalam mencari pengetahuan tentang ukuran flange, kebersihan sparepart, jadwal pumping, hingga pola makan yang mendukung produksi ASI.

Menariknya, Stefani yang dulu takut memakai pompa handsfree kini justru menjadi saksi kemajuan teknologi.

"Semakin ke sini pompa handsfree semakin canggih. Saya bisa buktikan, pakai handsfree pun bisa pumping hampir dua tahun," katanya sekaligus menepis stigma lama bahwa handsfree tidak dapat mengosongkan maksimal.

Namun apakah kandungan nutrisi ASI pumping dengan menyusui secara langsung berbeda? Simak beritanya sampai selesai.

Menurut Dokter Laktasi, dr Dea Maulidia, secara nutrisi, ASI pumping sama baiknya seperti menyusui secara langsung.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perjuangan Sarah Keihl Berikan ASI ke Anak, Penuh Tekanan tapi Tetap Bahagia

57 tahun lalu

Viral Patricia Gouw Pompa ASI saat Nonton Konser Lady Gaga, Netizen: Steril Nggak Sih?

57 tahun lalu

Denny Sumargo Curhat Putrinya Kuat Nyusu, ASI Saja Tak Cukup sampai Tambah Sufor

57 tahun lalu

Usai Lahiran, Syahrini Fokus Beri ASI Eksklusif untuk Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal